Howard Schultz,
lahir di Brooklyn, New York pada tahun 1953. Schultz dibesarkan oleh kedua orang tuanya yang bekerja sebagai buruh. Keluarga Howard Schultz hidup serba kekurangan, bahkan ayahnya tidak bisa pergi ke dokter untuk berobat ketika pergelangan kakiknya patah. Pada saat itu ayahnya yang bekerja sebagai seorang supir jasa antar harus rela kehilangan pekerjaannya. Hal itu memperparah keadaan ekonomi keluarganya.
Howard Schultzsempat bekerja di Xerox sebagai sales dan perusahaan kopi asal swedia bernama Hammarplast sampai akhirnya mempertemukan dirinya dengan perusahaan kedai kopi kecil bernama Starbucks.
lahir di Brooklyn, New York pada tahun 1953. Schultz dibesarkan oleh kedua orang tuanya yang bekerja sebagai buruh. Keluarga Howard Schultz hidup serba kekurangan, bahkan ayahnya tidak bisa pergi ke dokter untuk berobat ketika pergelangan kakiknya patah. Pada saat itu ayahnya yang bekerja sebagai seorang supir jasa antar harus rela kehilangan pekerjaannya. Hal itu memperparah keadaan ekonomi keluarganya.
Howard Schultzsempat bekerja di Xerox sebagai sales dan perusahaan kopi asal swedia bernama Hammarplast sampai akhirnya mempertemukan dirinya dengan perusahaan kedai kopi kecil bernama Starbucks.
Dalam
usahanya mengembangkan starbucks, proposalnya telah ditolak 242 kali
oleh bank. jika sekali saja ia menyerah saat itu, maka sekarang tidak
akan ada 20.891 cabang starbucks di 62 negara.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar